top of page

Kenali Skleroterapi: Cara Ampuh Menghilangkan Spider Veins Tanpa Operasi

Gambar penulis: IndonesiaVeinCenter
IndonesiaVeinCenter
15 jam yang lalu
3 menit membaca

Pernahkah Anda merasa tidak percaya diri saat mengenakan celana atau rok pendek, hanya karena muncul garis-garis halus menyerupai jaring laba-laba di area kaki? Kondisi tersebut dikenal sebagai spider veins atau varises berukuran kecil. Meskipun dianggap sepele, jika dibiarkan lama, spider veins dapat menyebar, membesar dan memicu keluhan lainnya seperti pegal dan nyeri yang mengganggu. Untuk mengatasi spider veins, tidak perlu lagi khawatir akan “operasi besar”. Saat ini, terdapat solusi modern yang efektif, cepat dan tanpa sayatan untuk mengatasinya, yaitu Skleroterapi.

Apa Itu Skleroterapi?

Skleroterapi atau yang biasa dikenal suntik varises, merupakan prosedur medis non-bedah yang dilakukan dengan cara menyuntikkan larutan khusus yaitu Sklerosan ke dalam pembuluh darah vena yang menjadi target. Larutan tersebut akan membantu menutup pembuluh darah secara bertahap. Metode Skleroterapi sudah lama digunakan untuk menangani spider veins dan dapat dilakukan dalam bentuk cair maupun busa (foam sclerotherapy). Penentuan metode tersebut bergantung pada kondisi dan hasil pemeriksaan oleh dokter.

Keunggulan Skleroterapi DIbandingkan Metode Lain

Skleroterapi menjadi salah satu pilihan penanganan spider veins karena prosedurnya relatif sederhana. Berikut beberapa keunggulan skleroterapi yang perlu diketahui:

Tidak Memerlukan Operasi Besar. Skleroterapi dilakukan melalui suntikan menggunakan jarum halus tanpa memerlukan sayatan besar, sehingga tidak meninggalkan bekas jahitan sama sekali.

Membantu Menyamarkan Spider Veins. Prosedur ini dapat membantu mengurangi tampilan pembuluh darah kecil berwarna merah, biru, atau ungu yang terlihat di permukaan kulit, sehingga tampilan kulit menjadi lebih merata.

Waktu Pengerjaan Singkat. Skleroterapi umumnya dapat dilakukan dalam waktu yang relatif singkat. Durasi tindakan bergantung pada jumlah, ukuran, dan lokasi pembuluh darah yang ditangani.

Tidak Memerlukan Rawat Inap. Skleroterapi dapat dilakukan tanpa rawat inap. Pasien biasanya dapat pulang setelah tindakan dan mengikuti petunjuk perawatan dari dokter.

Bagaimana Prosedur Skleroterapi Dilakukan? 


Sebelum tindakan dilakukan, dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi pembuluh darah sesuai dengan metode ini. Jika sesuai, tindakan skleroterapi diawali dengan melakukan pemetaan pembuluh darah untuk menentukan area yang akan ditangani. Selanjutnya, dokter akan menyuntikkan larutan sklerosan menggunakan jarum halus ke dalam pembuluh darah yang menjadi target. Larutan tersebut bekerja dengan menutup pembuluh darah secara bertahap, sehingga darah akan dialihkan ke pembuluh darah lain yang sehat. 

Skleroterapi umumnya berlangsung sekitar 30-45 menit, meskipun akan berbeda-beda tergantung kondisi yang ditangani. Setelah tindakan selesai, pasien akan diperbolehkan pulang dan dapat beraktivitas kembali. Dokter dapat menyarankan penggunaan stoking kompresi untuk membantu proses pemulihan dan mendukung hasil tindakan. 

Apakah Spider Veins Dapat Muncul Kembali?

Spider veins yang telah ditangani dengan skleroterapi dapat memudar secara bertahap. Namun, pembuluh darah yang sudah ditangani perlu dibedakan dari pembuluh darah baru yang mungkin muncul setelah prosedur. Pembuluh darah yang telah ditangani membutuhkan waktu untuk memudar sepenuhnya. Sementara itu, spider veins baru dapat muncul di area yang sama atau bagian tubuh lainnya karena faktor risiko yang mendasarinya masih ada.

Beberapa faktor yang dapat berkontribusi terhadap munculnya spider veins meliputi faktor keturunan, pertambahan usia, kehamilan, serta kebiasaan duduk atau berdiri dalam waktu lama. Untuk membantu menjaga kesehatan pembuluh darah vena, Anda dapat menerapkan beberapa kebiasaan berikut:

  • Berjalan kaki dan berolahraga secara rutin.

  • Menghindari posisi duduk atau berdiri terlalu lama tanpa bergerak.

  • Menjaga berat badan tetap sehat.

  • Mengikuti anjuran dokter terkait perawatan setelah skleroterapi.

Apabila spider veins kembali terlihat setelah tindakan, konsultasikan dengan dokter untuk mengevaluasi kondisi pembuluh darah dan menentukan penanganan yang sesuai.

Apakah Semua Spider Veins Bisa Ditangani dengan Skleroterapi?

Tidak semua kondisi spider veins memerlukan atau dapat ditangani dengan metode yang sama. Tahap awal diperlukan pemeriksaan untuk menentukan apakah skleroterapi merupakan pilihan yang sesuai atau apakah metode penanganan lain perlu dipertimbangkan. Oleh karena itu, konsultasi medis menjadi langkah penting sebelum menjalani prosedur. Dengan pemeriksaan yang tepat, pasien dapat memperoleh informasi mengenai pilihan penanganan, tahapan prosedur, serta hasil yang dapat diharapkan.

Indonesia Vein Center (IVC) merupakan klinik yang berfokus pada diagnosis dan penanganan penyakit pembuluh darah, termasuk varises. Dengan dukungan dokter spesialis bedah vaskular berpengalaman dan pendekatan medis modern, IVC membantu pasien memperoleh evaluasi serta rekomendasi penanganan sesuai kondisi masing-masing. Jangan ragu untuk mencari informasi mengenai kondisi pembuluh darahmu dan pilihan perawatan yang tersedia.


Referensi:

Cosmetic Sclerotherapy. Journal of Vascular Surgery.

Sclerotherapy: Indications and Safety Volumes. National Library of Medicine.


 
 
bottom of page